Oziel si Bocah Cerdas: Kelahiran Yang Luar Biasa (Bagian 7)
.jpg)
Bagian 7: Kebangkitan Sang Penakluk Ruangan itu terdiam sejenak, seolah waktu berhenti untuk mengingat kembali apa yang baru saja terjadi. Lina, yang terperangkap dalam lautan darah dan kesedihan, menatap makhluk yang kini mengenakan kulit anaknya. Wajah itu, meski tampak seperti Oziel, tidak lagi memiliki kehangatan dan kepolosan yang pernah ada. Sebaliknya, ada kegelapan yang dalam, seolah jiwa anaknya telah sepenuhnya ditelan oleh kekuatan yang mengerikan. "AKU... BANGKIT..." suara itu menggema, menggetarkan dinding-dinding Ruang Pemurnian. Makhluk itu melangkah maju, setiap gerakannya mengeluarkan suara berderak seperti tulang yang patah. Lina merasakan jantungnya berdegup kencang, seolah ingin melarikan diri dari tubuhnya. "Siapa kau?" Lina berteriak, suaranya penuh ketakutan dan kemarahan. "Apa yang kau lakukan pada anakku?!"